Care itu peduli, peduli itu ditunjukkan dengan CARE
Cause Animal Roars On Earth atau yang
sering disingkat dengan CARE merupakan serangkaian acara yang dilaksanakan
sebagai bentuk kepedulian mahasiswa anggota Himpunan Minat dan Profesi
Satwaliar, Fakultas Kedokteran Hewan Institut Pertanian Bogor terhadap satwa
yang terancam punah diakibatkan maraknya penjualan secara ilegal dan perburuan
liar. Kegiatan CARE ini merupakan kelanjutan dari Seminar Nasional yang
bertemakan “Pangolins; Know Them Well
Treat Them Right” yang dilakasanakan pada Sabtu, tanggal 1 Juni 2013 di
Auditorium Andi Hakim Nasution Institut Pertanian Bogor. Kegiatan CARE ini sendiri berlangsung pada
Minggu, 9 Juni 2013 yang bertempatkan di Taman Safari Indonesia I, Cisarua.
Dikegiatan
tahun ini tim CARE diberikan kesempatan yang sangat istimewa yaitu dapat
menikmati fasilitas dari Taman Safari Indonesia I, Cisarua. Namun selain itu
juga, ada tugas yang harus diemban dipundak masing-masing tim CARE yakni
memberi edukasi kepada pengunjung tentang Trenggiling dan pentingnya arti medis
konservasi. Kegiatan yang diketuai oleh Davin Christianto ini berjalan dengan
menyenangkan karena banyak pengunjung yang antusias dengan penyampaian tim CARE
mengenai perburuan liar satwa dan Trenggiling itu sendiri. Salah satunya adalah
Bapak Joko Widodo yang berasal dari Bekasi.
“Kalau mau dinikmati, ya dinikmati bersama dong, itu seh namanya egois, seperti di
Taman Safari saja, biar anak-anak dan orang tua kayak kami ini bisa sama-sama
belajar tentang satwa, kan lebih bermafaat”, tutur seorang Bapak dari dua anak
perempuan ini saat kami minta waktunya untuk sedikit wawancara mengenai
tanggapan beliau terhadap perdagangan satwa. Selain itu juga ada dua
koresponden yang mengaku pernah memelihara Trenggiling, dan tidak sedikit yang
mengatakan pernah melihat Trenggiling diperjual belikan, serta sangat sedikit
koresponden yang mengetahui zoonosis pada satwa liar. Pada umumnya mereka hanya
mengetahui penyakit yang sering diberitakan seperti Antrhaks dan juga Flu
Burung, sehingga dari tim CARE sendiri perlu memberikan informasi lebih
mengenai penyakit zoonosis yang berasal dari satwa liar apalagi di Taman Safari
Indonesia sendiri memiliki zona yang mengijinkan adanya kontak dengan satwa
liar di antaranya Baby Zoo. Sedikit
sekali pengunjung yang menyadari pentingnya mencuci tangan sebelum dan sesudah
menyentuh hewan setelah mereka mengambil photo bersama hewan, sementara pihak
Taman Safari Indonesia sudah memberikan fasilitas tempat cuci tangan.
Seperti
yang dikatakan oleh Bapak Irawan selaku Manager Pemasaran Taman Safari
Indonesia mengenai pengunjung Taman Safari Indonesia yang sudah terfilter
dengan baik dengan adanya biaya masuk mencapai Rp 140.000,-, hal ini tidak
menutup kemungkinan bahwa kesadaran pengunjung tentang pentingnya menjaga
kebersihan selama kontak dengan hewan itu masih sangat rendah.
Semoga
dengan adanya kegiatan CARE ini, dapat sangat mmembantu masyarakat khususnya
pengunjung Taman Safari Indonesia akan pentingnya menjaga kelestarian satwa,
yang tidak hanya menikmati keindahan dan keberagaman satwa tetapi juga
mengambil ilmu yang bermanfaat bagi diri sendiri, dan juga keluarganya.
Teks dan gambar oleh: Rahmayani Ramadhina (Satli 47)





0 komentar:
Posting Komentar